Indonesian

Sindrom Post-Pengumuman...?

Udah lama sekali ya gw ga nulis tentang kehidupan pribadi :)

Jadi hari Sabtu kemarin, gw kan ikut tes masuk (USM) ITB. Karena suatu hal, gw dan teman-teman gw tuh emang telat ngambil formulir USM, jadi gw harus tes di tempat yang tidak seharusnya yaitu di Insan Cendekia Serpong. Padahal kalau sedikit lebih cepat, gw bisa tes di SMAN 8 yang jauh lebih dekat.

Terus karena Insan Cendekia letaknya sangat tidak strategis (menurut gw lo, rumah gw jelas2 bukan di BSD), akhirnya gw dan teman-teman memutuskan untuk menginap di sana biar gak telat (tesnya mulai jam 7.30). Gw nginep satu kamar ama Karol, Kavin, Ricky, dan Roland, dan di hari kedua si Tio juga ikut meramaikan kamar yang udah kayak kapal karam.

Nah, pas malem-malem hari Sabtu itu loh sekitar jam 11, tiba-tiba ada SMS dari Thobi. Bunyinya kaya begini (persis gw salin dari HP gw):

Cek statUs ntU! Ud kLuar pngumuman

Wups. Pengumuman NTU udah keluar. Dengan menggunakan laptop Kavin, gw cek tuh apakah gw diterima apa gak. Dan rasanya lu tau lah apakah gw diterima atau nggak :D. Read more »

Garis Besar Administrasi Drupal

Setelah Drupal selesai diinstalasi, Anda dapat melihat halaman administrasi Drupal di http://localhost/drupal-6.1/?q=admin. Ada banyak sekali yang bisa diatur, sehingga saya hanya akan membahas sedikit saja untuk setiap opsi. Anda sangat dianjurkan untuk melihat semua pengaturan-pengaturan yang ada.

Ada beberapa pengaturan yang tidak ada dalam Drupal 5, karena Drupal 6 memiliki lebih banyak fitur daripada Drupal 5. Read more »

Instalasi Core Drupal

Core mengacu kepada semua yang ada di dalam distribusi utama (misalnya drupal-6.0.tar.gz). Jadi core adalah Drupal yang masih “perawan” alias belum ditambahkan / diubah oleh apapun. Core Drupal ada dalam beberapa versi sesuai major version, misalnya versi 5 dan 6. Jadi, versi 6.0 dan 6.1 merupakan core yang sama / saling kompatibel. Anda dianjurkan untuk selalu menggunakan versi core yang terakhir (walaupun pengembangan Drupal sangat cepat sampai-sampai Anda kesulitan untuk mengikutinya ;)). Read more »

Instalasi di Server Standalone Dalam Windows

  1. Download XAMPP lalu install di mana saja (Anda HARUS mampu melakukan ini sendiri, mudah kok hanya klak-klik saja). Downloadnya cukup besar sekitar * MB, selain paket utama Anda juga boleh kok mendownload XAMPPLite yang lebih kecil tapi dengan fitur yang lebih sedikit (masih cukup untuk Drupal). Dalam tutorial ini saya akan menggunakan instalasi XAMPP di c:\, sehingga folder utama XAMPP ada di c:\xampp\.

Mengapa Drupal, Bukannya Joomla?

Bagi Anda yang datang dari lingkungan web development mungkin sudah tahu apa itu Joomla. Joomla adalah salah satu rival tertangguh Drupal dalam pasar CMS open source dunia. Di Indonesia, Joomla pun jauh lebih terkenal daripada Drupal – buktinya, di toko-toko buku favorit, Anda akan mudah menemukan buku mengenai Joomla. Buku tentang Drupal? Saya sih tak pernah melihatnya (akan sangat bagus lo kalau tutorial ini diterbitkan menjadi sebuah buku :P).

Jika Anda tidak tahu-menahu tentang Joomla, Anda tak perlu membaca bagian ini. Bagian ini ditujukan untuk memperkokoh iman kita terhadap Drupal :D.

Disclaimer: saya bukan seorang ahli Joomla, apa yang saya tulis adalah berdasarkan pengalaman pribadi dan hasil browsing. Jika ada perkataan saya yang salah, mohon dibetulkan dengan memberikan komentar. Terima kasih. Read more »

Tutorial Drupal

Saya berencana menuliskan tutorial lengkap untuk Drupal – mulai dari instalasi, cara menggunakan, instalasi module, sampai theming. Tutorial ini masih dalam proses pembuatan, alangkah baiknya jika Anda bersedia untuk ikut me-review halaman-halaman yang sudah saya buat.

Tutorial ini menggunakan Drupal versi 6.

Tutorial Kilat Menggunakan Version Control System dengan TortoiseSVN

  • Untuk pekerjaan kantor/sekolah/organisasi, saya sering terpaksa membuat file-file yang “serupa tapi tak sama”, seperti “Data Penjualan 2008.xls”, “Data Penjualan 2008 revisi.xls”, “Data Penjualan 2008 dengan revisi dari Anton.xls”, “Data Penjualan 2008 FINAL.xls”, “Data Penjualan 2008 FINAL 2.xls”, dan seterusnya. Saya pusing sekali dengan penamaan yang amburadul seperti ini, tidak adakah cara lain untuk mengatur versi-versi dari dokumen ini?
  • Bagaimana puluhan atau ratusan developer untuk sebuah proyek open source (yang kebanyakan tidak pernah bertemu muka di dunia nyata) bisa berkolaborasi untuk mengerjakan satu program komputer tanpa ada konflik satu sama lain?
  • Saya pernah mengepalai pembuatan sebuah proyek seperti booklet perusahaan atau yearbook sekolah yang melibatkan banyak orang. Karena saya kurang cakap dalam mengatur pekerjaan (banyak orang seperti ini lho) atau bawahan saya bodoh (lebih banyak lagi orang seperti ini), beberapa orang melakukan modifikasi pada satu file yang sama. Akhirnya banyak waktu terbuang karena modifikasi harus disatukan kembali. Bagaimana saya bisa menghalangi hal ini agar tidak terjadi lagi?

Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di atas adalah: Version Control System, atau biasa disingkat VCS (ada juga yang menyebutnya Source Code Management (SCM) sih). Read more »

Recent comments